Resensi Novel “3 Mil Mata Memandang” oleh Shinjiyar dan Muhammad Nadhif Firdausi
Identitas buku
Judul :
3 Mil Mata Memandang
Penulis :
Shinjiyar dan Muhammad Nadhif Firdausi
Tahun Terbit :
2021
Penerbit :
Bitread Publishing
Jumlah Halaman :
262
Genre / Kategori :
Roman, persahabatan, dan drama
Orientasi
Novel bagaikan sastra yang tak bisa dipisahkan dari
kehidupan manusia. Setidaknya setiap manusia pernah membaca sebuah novel, baik
sengaja maupun tidak disengaja dalam membaca cerita fiksi tersebut. Dari masa
ke masa, para pecinta novel kian meningkat dengan genre yang kian beragam.
Salah satu novel yang memiliki alur klise namun tetap membuat para pembaca
ingin meneruskan hingga akhir. Dengan mengangkat judul 3 Mil Mata Memandang
karya Shinjiyar dan Muhammad Nadhif Firdausi.
Isi Resensi
Cerita yang berlatar belakang di salah satu kota kecil
yang berada di Jawa Tengah, memberi kesan tersendiri di benak para pembaca.
Sudut pandang yang digunakan penulis pun jarang sekali digunakan. Dan hal
tersebut membuat semakin menghidupkan cerita mengenai persahabatan dan kisah
cinta remaja SMA yang sering terjadi.
Perasaan kecewa lebih mendominasi suasana dalam cerita
ini, setiap pertanyaan akan mendapat jawaban dan pertanyaan baru yang harus
dipecahkan oleh sang tokoh utama. Dengan jumlah tokoh yang cukup sedikit, namun
menjelaskan dengan gamblang hal yang ingin disampaikan oleh Shinjiyar dan
Muhammad Nadhif Firdausi. Cerita klise namun tetap menarik untuk dibaca
berulang kali.
Keunggulan
Bahasa yang mudah dipahami menjadi nilai plus untuk
novel ini. Dengan penyampaian yang sederhana namun sampai ke hati pembaca
membuat novel ini wajib untuk dibaca. Terlebih lagi, permasalahan yang ringan
cocok untuk pembaca yang kurang menyukai konflik berat.
Kekurangan
Terkadang ada alur cerita yang seakan akan dibuat
untuk mengulur waktu, jika penyampaiannya lebih halus. Mungkin hal tersebut
bisa dinikmati tanpa adanya gangguan berarti. Namun, dengan penyampaian yang
kurang halus ini, membuat sedikit mengganggu para pembaca.
Penutup
Novel ini cocok untuk dibaca dalam keadaan santai,
dengan konflik yang ringan dapat membuat pembaca tenggelam dalam cerita.
Pengangkatan cerita yang sering terjadi di sekitar kita, mampu membuat beberapa
orang sangat menyetujui semua isi novel ini.
Nama :
Arin Nabilah Rahadatul ‘Aisy